Showing posts with label Guide. Show all posts
Showing posts with label Guide. Show all posts

Wednesday, October 5, 2016

Method and Description FOR HTTP

Method and Description
FOR HTTP
The set of common methods for HTTP/1.1 is defined below and this set can be expanded based on requirements. These method names are case sensitive and they must be used in uppercase.
S.N.Method and Description
1GET
The GET method is used to retrieve information from the given server using a given URI. Requests using GET should only retrieve data and should have no other effect on the data.
2HEAD
Same as GET, but transfers the status line and header section only.
3POST
A POST request is used to send data to the server, for example, customer information, file upload, etc. using HTML forms.
4PUT
Replaces all current representations of the target resource with the uploaded content.
5DELETE
Removes all current representations of the target resource given by a URI.
6CONNECT
Establishes a tunnel to the server identified by a given URI.
7OPTIONS
Describes the communication options for the target resource.
8TRACE
Performs a message loop-back test along the path to the target resource.


Wednesday, September 21, 2016

Apa itu AppMakr

Apa itu AppMakr?

AppMakr adalah sebuat kreasi platform yang dapat anda lakukan sendiri yang memungkinkan siapa saja membuat aplikasi iPhone nya sendiri, aplikasi Android dan aplikasi seluler HTML5 —tanpa memerlukan pengkodean.
 

Siapa saja yang dapat menggunakan AppMakr?

Kami percaya bahwa aplikasi dapat ditujukan untuk semua orang., dan kami benar-benar meyakininya. Seseorang dengan memiliki konten untuk berbagi dapat membuat aplikasi dengan sangat mudah dan dengan cara yang efektif dapat menjangkau penggunanya. Bisa saja bloger, musisi, industri kecil, penerbit, usaha non profit , apa saja. Apabila anda mempunya beberapa konten untuk dibagi, ada aplikasi yang dapat menyalurkannya.
 

Kenapa saya harus menggunakan AppMakr?

  • Sangat mudah:Biasanya, membuat aplikasi dari nol membutuhkan banyak orang, jam, uang ...dan seringnya bergelar tekhnik. AppMakr telah mengurus bagian yang rumit untuk memberikan anda solusi bebas pengkodean untuk membuat aplikasi original anda sendiri, hanya dalam beberapa menit.
  • Dipenuhi dengan fitur:Diantara notifikasi built in, fungsi HTML5, galeri photo resolusi tinggi, merek, dan disain kustom,pembaruan langsung dan masih banyak lagi, anda memungkinkan untuk membuat secara kuat, aplikasi seluler berkualitas tinggi untuk memamerkan konten anda.
  • Ini terjangkau:Anda dapat membuat aplikasi sebanyak yang Anda inginkan dengan pembaruan yang tidak terbatas. Jika Anda ini menginginkan fitur yang lebih banyak dan kemampuan penyesuaian yang lebih besar, Anda dapat meningkatkannya kapan pun ke salah satu versi berbayar kami yang terjangkau, yang biayanya jauh lebih murah ribuan dolar dibanding jika seorang pengembang iPhone membuatkan sebuah aplikasi untuk Anda.
  • Ini merupakan Lintas Platform:Dulu satu-satunya cara untuk membuat aplikasi Android, dan aplikasi iPhone adalah menyewa pengembang seluler untuk masing-masingnya. AppMakr akan membiarkan anda secara instan menerbitkan aplikasi Android kustom, dan secara bersamaan memasukkan versi aplikasi iPhone original ke iTunes App Store - hanya dengan sekali klik.
  • Ini adalah cara terbaik untuk menampilkan konten anda: Sebuah aplikasi membiarkan anda menjangkau pengguna anda secara cepat, memberikan konten terbaru ditangan mereka. Dengan mengambil keuntungan dari fitur dan fungsi dari platform AppMakr, anda dapat berhubungan dengan pengguna anda kapanpun, dimanapun, dengan kaya pengalaman.

Mengendalikan Aplikasi melalui papan instrumen anda

Melacak semua aplikasi anda (kenapa hanya membuat satu?) di satu tempat, dan secra mudah mengakses mereka untuk membuat perubahan dan pembaharuan. Anda juga dapat mengirim pengingat notifikasi ke pengguna anda, melihat pesan aplikasi anda dan memperbaharui umpan anda dengan sekali klik.



Memodifikasi Penampilan dan Fungsi Aplikasi anda

Mengunggah ikon modifikasi, gambar layar splash dan latar belakang untuk halaman utama anda. Pilih layout menu utama anda untuk memberikan "rasa" pada aplikasi anda.


Apakah anda mempunyai merek atau bisnis untuk mebuat aplikasi? Cocokkan warna skema dan penempatan latar belakang modifikasi dengan logo anda pada tiap halaman di aplikasi anda untuk keberadaan merek yang konsisten.

Disini, anda juga dapat memilih tipe dari navigasi, berbagi dan fitur-fitur canggih yang dimiliki aplikasi anda. Buatlah sekuat atau semudah mungkin seperti yang anda inginkan, dan ambil keuntungan untuk sistem komentar dan berbagi, didukung untukMensosialkan,untuk mendorong komunitas di dalam aplikasi.




Tambahkan konten ke Aplikasi anda dengan Tabs

Mengisi aplikasi anda dengan kaya fitur, seperti blog anda, berita terakhir, dan umpan artikel, galeri foto dan video. Ada pilihan interaktif seperti papan pesan, ruang ngobrol, dan klasifikasi iklan. Lengkapi mCommerce di dalam aplikasi melalui fungsi katalog di koleksi buku dan musik, semua ini membantu anda untuk menghasilkan uang di aplikasi anda. Bahkan sepenuhnya merupakan modifikasi HTML5 yang sering kita sebut "blank slate" yang secara fungsional sepenuhnya terserah anda.

Layout dari aplikasi anda terserah dari kemauan anda, dan anda dapat menambahkan tabs sebanyak yang anda inginkan. Ada banyak cara untuk menampilkan konten anda.



Tampilan apliaksi anda di real time:

Percobaan dan bermainlah dengan aplikasi anda di seluler anda pada real time dengan fungsi Live Preview kami. Anda tidak perlu menebak bagaimana aplikasi anda dapat terlihat di perangkat yang berbeda, atau untuk bermain-main dengan beberapa emulator. Anda dapat mengirimkan link lansung ke ponsel pintar manapun via SMS, email atau dengan menembak kode QR, yang akan dibuka aplikasi pada telepon anda jadi anda dapat mencoba menjangkau setiap fungsi aplikasi seperti yang anda buat.


Terbitkan aplikasi anda dan selamat menikmati!

Sekarang anda masuk kebagian terbaik! Terbitkan aplikasi anda ke market.

Ketika anda sedang membangun aplikasi di platform anda akan mendapatkan tampilan langsung di semua fungsi. Setelah anda jatuh cinta dengan aplikasi anda, anda dapat menerbitkannya ke market hanya dengan sekali klik.

Semua aplikasi secara cepat langsung masuk ke dalam market original Android anda, dan sebagai Website Mobile HTML5 - ya benar, secara instan. Pelanggan anda dan pengguna anda dapat langsung mulai menggunakan aplikasi anda di hari yang sama. Apabila anda memilih satu dari perencanaan distribusi berbayar kami, kemudian aplikasi anda akan secara bersamaan dimasukkan ke Google Play Market, Aplle's iTunes App Store dan pilihan anda dari Aplikasi premium rekan distribusi kami di seluruh dunia.

Apabila anda mengharapkan aplikasi apapun yang anda buat dengan AppMakr dapat diterbitkan dibawah akun pengembang milik anda dan merek anda sendiri. Sekarang semua yang anda lakukan adalah memasukkan "pengembang aplikasi" ke resume anda...

Saturday, September 10, 2016

HTTP Status Codes

HTTP Status Codes


HTTP Status Codes ^

From http_protocol.c and httpd.h - RESPONSE_CODES 83
These are the codes in a shell-script friendly fashion.

1xx Info / Informational ^

  • 100 Continue
  • 101 Switching Protocols
  • 102 Processing

2xx Success / OK ^

  • 200 OK
  • 201 Created
  • 202 Accepted
  • 203 Non-Authoritative Information
  • 204 No Content
  • 205 Reset Content
  • 206 Partial Content
  • 207 Multi-Status
  • 208 Already Reported
  • 226 IM Used

3xx Redirect ^

  • 300 Multiple Choices
  • 301 Moved Permanently
  • 302 Found
  • 303 See Other
  • 304 Not Modified
  • 305 Use Proxy
  • 307 Temporary Redirect
  • 308 Permanent Redirect

4xx Client Error ^

  • 400 Bad Request
  • 401 Unauthorized
  • 402 Payment Required
  • 403 Forbidden
  • 404 Not Found
  • 405 Method Not Allowed
  • 406 Not Acceptable
  • 407 Proxy Authentication Required
  • 408 Request Timeout
  • 409 Conflict
  • 410 Gone
  • 411 Length Required
  • 412 Precondition Failed
  • 413 Request Entity Too Large
  • 414 Request-URI Too Long
  • 415 Unsupported Media Type
  • 416 Requested Range Not Satisfiable
  • 417 Expectation Failed
  • 422 Unprocessable Entity
  • 423 Locked
  • 424 Failed Dependency
  • 426 Upgrade Required
  • 428 Precondition Required
  • 429 Too Many Requests
  • 431 Request Header Fields Too Large

5xx Server Error ^

  • 500 Internal Server Error
  • 501 Not Implemented
  • 502 Bad Gateway
  • 503 Service Unavailable
  • 504 Gateway Timeout
  • 505 HTTP Version Not Supported
  • 506 Variant Also Negotiates
  • 507 Insufficient Storage
  • 508 Loop Detected
  • 510 Not Extended
  • 511 Network Authentication Required

Status Codes in C ^

static const value_string vals_status_code[] = {
{ 100, "Continue" },
{ 101, "Switching Protocols" },
{ 102, "Processing" },
{ 199, "Informational - Others" },
 
{ 200, "OK"},
{ 201, "Created"},
{ 202, "Accepted"},
{ 203, "Non-authoritative Information"},
{ 204, "No Content"},
{ 205, "Reset Content"},
{ 206, "Partial Content"},
{ 207, "Multi-Status"},
{ 299, "Success - Others"},
 
{ 300, "Multiple Choices"},
{ 301, "Moved Permanently"},
{ 302, "Found"},
{ 303, "See Other"},
{ 304, "Not Modified"},
{ 305, "Use Proxy"},
{ 307, "Temporary Redirect"},
{ 399, "Redirection - Others"},
 
{ 400, "Bad Request"},
{ 401, "Unauthorized"},
{ 402, "Payment Required"},
{ 403, "Forbidden"},
{ 404, "Not Found"},
{ 405, "Method Not Allowed"},
{ 406, "Not Acceptable"},
{ 407, "Proxy Authentication Required"},
{ 408, "Request Time-out"},
{ 409, "Conflict"},
{ 410, "Gone"},
{ 411, "Length Required"},
{ 412, "Precondition Failed"},
{ 413, "Request Entity Too Large"},
{ 414, "Request-URI Too Long"},
{ 415, "Unsupported Media Type"},
{ 416, "Requested Range Not Satisfiable"},
{ 417, "Expectation Failed"},
{ 418, "I'm a teapot"}, /* RFC 2324 */
{ 422, "Unprocessable Entity"},
{ 423, "Locked"},
{ 424, "Failed Dependency"},
{ 499, "Client Error - Others"},
 
{ 500, "Internal Server Error"},
{ 501, "Not Implemented"},
{ 502, "Bad Gateway"},
{ 503, "Service Unavailable"},
{ 504, "Gateway Time-out"},
{ 505, "HTTP Version not supported"},
{ 507, "Insufficient Storage"},
{ 599, "Server Error - Others"},
 
{ 0, NULL}


PHP of Updated Codes ^



array(
// INFORMATIONAL CODES
100 => 'Continue',
101 => 'Switching Protocols',
102 => 'Processing',

// SUCCESS CODES
200 => 'OK',
201 => 'Created',
202 => 'Accepted',
203 => 'Non-Authoritative Information',
204 => 'No Content',
205 => 'Reset Content',
206 => 'Partial Content',
207 => 'Multi-status',
208 => 'Already Reported',

// REDIRECTION CODES
300 => 'Multiple Choices',
301 => 'Moved Permanently',
302 => 'Found',
303 => 'See Other',
304 => 'Not Modified',
305 => 'Use Proxy',
306 => 'Switch Proxy', // Deprecated
307 => 'Temporary Redirect',

// CLIENT ERROR
400 => 'Bad Request',
401 => 'Unauthorized',
402 => 'Payment Required',
403 => 'Forbidden',
404 => 'Not Found',
405 => 'Method Not Allowed',
406 => 'Not Acceptable',
407 => 'Proxy Authentication Required',
408 => 'Request Time-out',
409 => 'Conflict',
410 => 'Gone',
411 => 'Length Required',
412 => 'Precondition Failed',
413 => 'Request Entity Too Large',
414 => 'Request-URI Too Large',
415 => 'Unsupported Media Type',
416 => 'Requested range not satisfiable',
417 => 'Expectation Failed',
418 => 'I\'m a teapot',
422 => 'Unprocessable Entity',
423 => 'Locked',
424 => 'Failed Dependency',
425 => 'Unordered Collection',
426 => 'Upgrade Required',
428 => 'Precondition Required',
429 => 'Too Many Requests',
431 => 'Request Header Fields Too Large',

// SERVER ERROR
500 => 'Internal Server Error',
501 => 'Not Implemented',
502 => 'Bad Gateway',
503 => 'Service Unavailable',
504 => 'Gateway Time-out',
505 => 'HTTP Version not supported',
506 => 'Variant Also Negotiates',
507 => 'Insufficient Storage',
508 => 'Loop Detected',
511 => 'Network Authentication Required'
);

Apache Internal Status Code Names ^

The rest of the 83 Codes are NULL for future use.
  • 100 = HTTP_CONTINUE
  • 101 = HTTP_SWITCHING_PROTOCOLS
  • 102 = HTTP_PROCESSING
  • 200 = HTTP_OK
  • 201 = HTTP_CREATED
  • 202 = HTTP_ACCEPTED
  • 203 = HTTP_NON_AUTHORITATIVE
  • 204 = HTTP_NO_CONTENT
  • 205 = HTTP_RESET_CONTENT
  • 206 = HTTP_PARTIAL_CONTENT
  • 207 = HTTP_MULTI_STATUS
  • 208 = HTTP_ALREADY_REPORTED
  • 226 = HTTP_IM_USED
  • 300 = HTTP_MULTIPLE_CHOICES
  • 301 = HTTP_MOVED_PERMANENTLY
  • 302 = HTTP_MOVED_TEMPORARILY
  • 303 = HTTP_SEE_OTHER
  • 304 = HTTP_NOT_MODIFIED
  • 305 = HTTP_USE_PROXY
  • 307 = HTTP_TEMPORARY_REDIRECT
  • 308 = HTTP_PERMANENT_REDIRECT
  • 400 = HTTP_BAD_REQUEST
  • 401 = HTTP_UNAUTHORIZED
  • 402 = HTTP_PAYMENT_REQUIRED
  • 403 = HTTP_FORBIDDEN
  • 404 = HTTP_NOT_FOUND
  • 405 = HTTP_METHOD_NOT_ALLOWED
  • 406 = HTTP_NOT_ACCEPTABLE
  • 407 = HTTP_PROXY_AUTHENTICATION_REQUIRED
  • 408 = HTTP_REQUEST_TIME_OUT
  • 409 = HTTP_CONFLICT
  • 410 = HTTP_GONE
  • 411 = HTTP_LENGTH_REQUIRED
  • 412 = HTTP_PRECONDITION_FAILED
  • 413 = HTTP_REQUEST_ENTITY_TOO_LARGE
  • 414 = HTTP_REQUEST_URI_TOO_LARGE
  • 415 = HTTP_UNSUPPORTED_MEDIA_TYPE
  • 416 = HTTP_RANGE_NOT_SATISFIABLE
  • 417 = HTTP_EXPECTATION_FAILED
  • 422 = HTTP_UNPROCESSABLE_ENTITY
  • 423 = HTTP_LOCKED
  • 424 = HTTP_FAILED_DEPENDENCY
  • 426 = HTTP_UPGRADE_REQUIRED
  • 428 = HTTP_PRECONDITION_REQUIRED
  • 429 = HTTP_TOO_MANY_REQUESTS
  • 431 = HTTP_REQUEST_HEADER_FIELDS_TOO_LARGE
  • 500 = HTTP_INTERNAL_SERVER_ERROR
  • 501 = HTTP_NOT_IMPLEMENTED
  • 502 = HTTP_BAD_GATEWAY
  • 503 = HTTP_SERVICE_UNAVAILABLE
  • 504 = HTTP_GATEWAY_TIME_OUT
  • 505 = HTTP_VERSION_NOT_SUPPORTED
  • 506 = HTTP_VARIANT_ALSO_VARIES
  • 507 = HTTP_INSUFFICIENT_STORAGE
  • 508 = HTTP_LOOP_DETECTED
  • 510 = HTTP_NOT_EXTENDED
  • 511 = HTTP_NETWORK_AUTHENTICATION_REQUIRED

Sunday, September 4, 2016

HTTP response status codes


HTTP response status codes

Saturday, September 3, 2016

Method2 permintaan HTTP

Method2 permintaan HTTP:
Sebagai web developer, daerah penting untuk dipahami adalah bagian metode permintaan HTTP. Metode ini memberitahu server web apa permintaan sedang dilakukan pada URI.
Jadi jika Anda mengetikkan URL www.google.com / keuangan (misalnya). Anda meminta URI / keuangan. Dalam URI / keuangan permintaan HTTP harus menentukan metode HTTP.

Metode porsi permintaan HTTP berisi opsi definisi sebagai berikut:
Method         = "OPTIONS"
| "GET"
| "HEAD"
| "POST"
| "PUT"
| "DELETE"
| "TRACE"
| "CONNECT"
| extension-method
extension-method = token


OPTION
Pilihan ini berguna untuk mencari tahu mana metode HTTP dapat diakses oleh klien.Tergantung pada bagaimana web server Anda mencoba untuk menyambung ke dikonfigurasi, administrator mungkin hanya memiliki POST dan GET metode HTTP diakses. Sementara metode HTTP lain seperti DELETE, TRACE, dll dinonaktifkan.

GET
Sebuah permintaan GET mengambil data dari web server dengan menentukan parameter di bagian URL dari permintaan. Jika Anda memeriksa contoh permintaan HTTP bawah ini, kami minta index.html, dan melewati report_id parameter.

GET /index.html?report_id=34543222 HTTP/1.1
Host: www.awebsite.com
User-Agent: Safari/4.0


Contoh saat menggunakan GET:
  1. Anda mengakses URL murni demi melihat data. Anda bisa menganggapnya sebagai menggunakan pernyataan SELECT SQL. Anda meminta data dari server web tanpa maksud memperbarui data apapun.
  2. Anda perlu URL untuk menjadi 'bookmarkable'. Pada dasarnya HTTP GET dianggap diulangi, yang memungkinkan permintaan untuk dicoba aman dan tanggapan-cache.
  3. Anda tidak keberatan permintaan diulang. Misalnya pengguna mengunjungi URL yang sama lebih dari sekali.

Contoh ketika tidak menggunakan GET:
  1. Anda lewat data sensitif seperti username, password, nomor jaminan sosial, dll
  2. Anda mengirimkan data dalam jumlah besar. Meskipun tidak ada batas karakter didefinisikan dalam spesifikasi HTTP untuk panjang URL, IE 4 misalnya hanya mendukung URL panjang maksimum ~ 2000 karakter menggunakan permintaan GET.
  3. Anda perlu memperbarui sesuatu pada server, misalnya mengirimkan formulir yang akan memperbarui alamat pengguna atau keranjang belanja.

POST
Sebuah permintaan HTTP POST memanfaatkan badan pesan untuk mengirim data ke server web. Jika Anda memeriksa contoh permintaan HTTP POST di bawah ini, Anda akan melihat bahwa kita mengirimkan permintaan HTTP POST dengan tubuh pesan 'userid = mo & password = mypassw' untuk login.jsp (login.jsp akan menjadi sebuah aplikasi yang ke depan server web permintaan untuk).
Contoh saat menggunakan POST:
  1. Anda memiliki sejumlah besar data untuk mengirim ke server web (ukuran data akan melebihi batas URL dari metode GET).
  2. Anda mengirim data sensitif seperti uesrnames, password, nomor jaminan sosial dan lain-lain
  3. Anda mengubah keadaan data dalam aplikasi web. Misalnya, keranjang belanja melacak item yang Anda beli.

Contoh ketika tidak menggunakan POST:
  1. URL yang Anda melewati memiliki persyaratan menjadi 'bookmarkable'. Jika keadaan perubahan URL, maka pengguna tidak akan dapat mengambil, atau melihat data itu itu adalah mantan negara.
  2. Permintaan Anda perlu idempotent. Perhatikan bahwa permintaan POST bisa idempotent, namun itu praktik yang lebih baik untuk menggunakan PUT (jika metode permintaan HTTP ini didukung oleh web server dan client) 

POST /login.jsp HTTP/1.1
Host: www.awebsite.com
User-Agent: Safari/4.0
Content-Length: 27
Content-Type: application/x-www-form-urlencoded

userid=mo&password=mypassw

PUT
PUT mirip dengan POST memanfaatkan badan pesan untuk mentransfer data. Namun, ada beberapa perbedaan mendasar antara keduanya. Pertama PUT dianggap idempotent, kedua tindakan seorang PUT ini selalu ditetapkan untuk URI tertentu, akhirnya PUT adalah untuk memuat data untuk sumber daya itu. Dengan kata lain Anda harus tahu lokasi yang tepat dari mana data yang Anda kirimkan akan diambil nanti.
Contoh kapan harus menggunakan PUT:
  1. Masukan adalah idempotent, jadi pada dasarnya jika Anda perlu untuk mengakomodasi untuk skenario di mana ada permintaan yang disampaikan beberapa kali tapi hasilnya harus sama untuk setiap pengiriman, penggunaan PUT.Ini bisa berguna untuk membuat user baru misalnya. Jika Anda mengirim permintaan PUT untuk membuat user Joe Smith beberapa kali, permintaan terakhir harus memiliki hasil yang sama seolah-olah dikirim pertama.
  2. Anda memiliki URI khusus yang Anda mengirim data ke. Sebagai contoh:
POST URI:

http://hostname.com/users/new

PUT URI:

http://hostname.com/users/privacyyou


Contoh ketika tidak menggunakan PUT:
  1. PUT tidak boleh digunakan untuk permintaan non idempotent (jika keadaan sumber daya kemungkinan akan berubah setiap kali permintaan dikirim).
  2. Ada baiknya untuk diingat bahwa dalam kasus bentuk html, kebanyakan browser tidak mendukung PUT / DELETE metode. Diharapkan POST / GET digunakan.Beberapa kerangka Tenang seperti Ruby on Rails misalnya memerlukan penggunaan PUT / DELETE, namun ini Metode HTTP hanya terowongan melalui Metode POST HTTP. 
PUT /somedatabase/some_doc_id HTTP/1.1
Content-Length: 240
Content-Type: application/json

{
"Subject":"Resume",
"Author":"Mo",
"Body":"Find my resume attached"
}


HEAD
HTTP Metode HEADgunakan untuk mengambil informasi tentang URL dari web server. Jadi misalnya jika Anda mengirim permintaan HEAD, Anda akan menerima respon dari server web yang berisi informasi yang sama seperti yang Anda lakukan dengan HTTP POST tidak termasuk data tubuh. Berikut adalah contoh:

HEAD /de HTTP/1.1[CRLF]
Host: www.google.com[CRLF]
Connection: close[CRLF]
User-Agent: Web-sniffer/1.0.37 [CRLF]
Accept-Encoding: gzip[CRLF]
Accept-Charset: ISO-8859-1,UTF-8;q=0.7,*;q=0.7[CRLF]
Cache-Control: no-cache[CRLF]
Accept-Language: de,en;q=0.7,en-us;q=0.3[CRLF]
Referer: http://web-sniffer.net/[CRLF]


DELETE
Metode HTTP DELETE dapat digunakan untuk menghapus sumber daya dari server.Umumnya digunakan dalam dua skenario. Skenario Fist adalah jika Anda mengikuti standar tenang dalam mengembangkan aplikasi web Anda. Kedua hal itu dapat digunakan saat DELETE diaktifkan pada web-server dan Anda ingin mengikuti standar HTTP untuk menghapus sumber daya. Sangat penting untuk dicatat namun yang dapat Anda gunakan HTTP POST untuk menangani tindakan HTTP DELETE juga, keputusan dipersempit ke opsi yang diuraikan di atas.


TRACE
Jika Anda mencoba untuk menjalankan metode TRACE HTTP pada kebanyakan web server-Anda mungkin akan melihat pesan ini: 

Status: HTTP/1.1 501 Not Implemented


HTTP TRACE digunakan untuk eacho isi dari Permintaan HTTP kembali ke pemohon (yang dapat berguna untuk debugging). Namun ini dapat menimbulkan ancaman keamanan karena kode berbahaya dapat menyalahgunakan fungsi TRACE HTTP untuk mendapatkan akses ke informasi dalam header HTTP seperti cookies dan data otentikasi, jika permintaan TRACE HTTP dikirim data permohonan asli akan dikembalikan di samping setiap pengguna tertentu data. Contoh respon HTTP TRACE dapat terlihat seperti ini: 

TRACE / HTTP/1.1
Host: www.google.com

HTTP/1.1 200 OK
Server: Microsoft-IIS/5.0
Date: Tue, 31 Oct 2012 03:01:44 GMT
Connection: close
Content-Type: message/http
Content-Length: 39

TRACE / HTTP/1.1
Host: www.google.com


CONNECT
HTTP CONNECT dapat digunakan untuk membuat sambungan jaringan ke server web melalui HTTP. Ini terutama digunakan dalam kasus di mana sebuah koneksi HTTP aman / terenkripsi (terowongan) perlu dibangun antara klien dan web server seperti koneksi SSL.
Terowongan HTTP sederhana koneksi terenkripsi melalui proxy HTTP untuk tujuan sewenang-wenang. Terowongan mengambil keuntungan dari metode HTTP CONNECT biasanya digunakan untuk HTTPS (lalu lintas web yang aman) untuk menghubungkan ke server tujuan. Sebuah koneksi HTTPS khas melalui proxy akan terlihat seperti: 

CONNECT remote-server:443 HTTP/1.0
User-Agent: Mozilla/4.0 (compatible; MSIE 6.0;..
Host: remote-server
Content-Length: 0
Proxy-Connection: Keep-Alive
Pragma: no-cach


Respon HTTP Codes
Setiap kali permintaan dibuat ke server HTTP, kode respon dikirim kembali ke klien yang menyertai data yang diminta. Sangat penting untuk memahami apa kode respon adalah sebagai mereka akan berguna untuk mengelola kesalahan dalam aplikasi web Anda.